Mei 2008


Panitia Pesta Buku Jakarta 2008 bekerjasama dengan Yayasan Peduli Sains dan Matematika akan mengadakan acara lomba yang bertajuk “Jenius Sains dan Matematika SD 2008. Acara akan berlangsung selama 2 hari sebagai rangkaian dari berbagai kegiatan edukatif dan hiburan yang akan diselenggarakan selama Pesta  Buku Jakarta 2008 berlangsung, yaitu dari tanggal 28 Juni sampai dengan 6 Juli 2008. Tempat pelaksanaan acara adalah ruang Anggrek Istora Senayan Jakarta.
Acara ini bertujuan untuk menguji pengetahuan dan wawasan anak mengenai diri dan lingkungan alam serta keterampilan praktis matematika. Acara lomba akan berlangsung beberapa babak untuk mendapatkan 10 siswa terbaik yang akan menyandang gelar Jenius Sains dan Matematika SD se Jabodetabek.

Peserta

Kegiatan Lomba Jenius Sains dan Matematika SD se Jabodetabek direncanakan diikuti oleh 250 peserta dari berbagai sekolah dasar ternama se Jobodetabek. Pendaftaran peserta dimulai pada tanggal 1 Mei dan akan berakhir pada tanggal 15 Juni 2008. Para peserta dibatasi paling tidak telah duduk di kelas 3 SD (atau akan naik ke kelas 4). Peserta diharapkan sebagian besar merupakan utusan sekolah-sekolah SD terbaik se Jabodetabek. Panitia juga membuka kesempatan untuk peserta non sekolah (pribadi) selama memenuhi syarat-syarat yang telah ditetapkan panitia. Dalam kegiatan ini orang tua diperbolehkan mendampingi peserta sebelum kegiatan lomba berlangsung.

Syarat-Syarat Umum Peserta adalah sebagai berikut

1. Merupakan siswa/siswi sekolah dasar dibuktikan dengan keterangan dari sekolah

2. Minimal telah duduk di kelas 3

3. Bagi peserta yang bukan utusan sekolah harus melampirkan copy rapor pada saat pendaftaran

4. Membayar uang pendaftaran Rp 150.000 (seratus lima puluh ribu)

Para Peserta akan mendapatkan

1. 3 Jilid Buku acuan Lomba

2.  Kaos peserta dan ID Peserta

C. Hadiah Lomba
Panitia menyediakan hadiah bagi peserta sebagai berikut

1. juara 1
Piala+ Medali- Piagam + Tabungan Pendidikan 10. 000.000, 00

2. Juara 2
Piala + Medali-Piagam + Tabungan Pendidikan 5.000. 000, 00

3. Juara 3
iala+ Medali – Piagam Tabungan Pendidikan 3.000. 000, 00

4. 10 Peserta terbaik mendapatkan piagam, paket buku dan bingkisan dari Panitia

D.Tempat Pendaftaran
Gedung IKAPI Jaya Jalan Mustika Rawamangun, Jakarta
Telp. 47862881 fax 4702323. Pendaftaran peserta setiap hari kerja paling lambat pada tanggal 15 Mei 30 Mei 2008  atau informasinya bisa di Lihat di www.pestabukujakart a.com

__._,_.___

MGR indunisi@yahoo. com

http://www.jurnalpe rempuan.com/ yjp.jpo/? act=agenda% 7C-64%7CX

Kamis, 29 Mei 2008 pukul 14.00 WIB,
Pemutaran Film
Yayasan Jurnal Perempuan & Kalyanashira Foundation Kamis 29 Mei 2008, Jl Tebet Barat VIII No 27 Jakarta Pukul 14.00 – 15.00 WIB
Pemutaran Film “Perempuan, Kisah di Balik Guntingan”, sebuah film dokumenter berdurasi 57 menit karya Ucu Agustin, film ini merupakan behind the scene film “Perempuan Punya Cerita”.
DISKUSI
Pukul 15.00 – 16.30 WIB Diskusi “Demokrasi dan Sensor” Pembicara Ignatius Haryanto (Lembaga Studi Pers dan Pembangunan) Nia Dinata (Sineas dan Masyarakat Film Indonesia) Moderator: Olin Monteiro
Diskusi “Demokrasi dan Sensor” ini ingin melanjutkan diskusi Yayasan Jurnal Perempuan sebelumnya “Demokrasi Feminis” dan “Demokrasi dan Hak-hak Seksual” yang bertujuan menguji kembali demokrasi di negeri ini. Sasaran diskusi yang pertama adalah demokrasi yang hanya (di)identik( an) berasal dari suara mayoritas; demokrasi untuk legitimasi sebuah kekuasaan. Di sinilah peran “demokrasi feminis” yang berasas pada kepedulian dan keberpihakan pada minoritas.
Dalam diskusi “Demokrasi dan Hak-hak Seksual” kita dikenalkan pada “queer politics”. Dalam ranah ini bagaimana demokrasi menerima pilihan privat orientasi seksual individu (lesbian, gay, bisexual, transeksual/ transgender, intersex, queer), sehingga praktek kewarganegaraan tidak lagi bersikap diskriminatif terhadap kelompok ini. Atau lebih tepat: bagaimana demokrasi memperkaya konsep partisipasi politiknya dengan mengenali relasi-relasi kehidupan yang dinilai abnormal itu.
Nah, dalam “Demokrasi dan Sensor” ini, kami ingin menguji bagaimana sensor—yang dulu identik dengan praktik kekuasaan yang otoriter—namun dalam tatanan politik yang demokratis sekarang ini tidak ikut runtuh bersama runtuhnya rejim yang otoriter itu? Apakah bisa dikatakan “sensor” justeru diperlukan untuk menjaga demokrasi? Fenomena ini juga tampak saat ini, sensor yang dulu berasal dari rejim Orde Baru, sekarang sekelompok masyarakat bisa terlibat dalam proses penyensoran. Pun permohonan Masyarakat Film Indonesia (MFI) untuk pengujian materi hukum Lembaga Sensor Film (LSF) ditolak oleh Mahkamah Konstitusi yang tugasnya mengawal Konstitusi negeri ini.
Fenomena yang paradoks ini, antara “Demokrasi dan Sensor” akan menjadi bahasan Ignatius Haryanto, penyunting buku “Ketika Sensor Tak Mati-Mati, Kalam, 2007, sementara Nia Dinata akan mengulas bahaya dan ancaman sensor terhadap kebebasan berekspresi dan kreativitas seni.
Terimakasih atas perhatian Ibu dan Bapak Sekalian
Hormat Kami,
Jurnal Perempuan Jl. Tebet Barat VIII No 27, Jakarta Telp: 021-83702005 E-mail: nunung@jurnalperemp uan.com azizah@jurnalperemp uan.com, Hp.081806488463

Kelompok Diskusi Ekologi, Kebudayaan dan Pembangunan Departemen Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Menyelenggarak Diskusi dengan tema

KEDAULATAN PANGAN DAN BIO-ENERGI

Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Diskusi akan deselenggarakan pada:

Hari/Tanggal : Kamis, 29 Mei 2008

Waktu : 14.00 – 16.00 WIB

Tempat : Ruang 414 (Ruang Rapat Rabuan) Departemen Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Pembicara

Diskusi “Kedaulatan Pangan dan Bio-Energi” akan diawali dengan pemaparan materi oleh pembicara, sebagai berikut:

· Prof. Armansyah Tambunan – FATETA IPB

Bio-Energi

· Dr. Dwi Andreas Santoso – FAPERTA IPB

Kedaulatan Pangan

· Ir. Melani Abdulkadir Sunito, MS – FEMA IPB

Pangan dan Gender

· Dr. Arya Hadi Dharmawan – FEMA IPB

Moderator Diskusi

 

KERANGKA ACUAN DISKUSI

Latar Belakang

Saat ini dunia tengah disibukkan oleh krisis (pasokan) pangan (serealia) yang mengakibatkan kelangkaan dan harga bahan pangan yang terus melonjak naik sehingga tak terjangkau oleh kaum miskin.  Persoalan kelaparan menjadi pusat perhatian di banyak negara sedang berkembang termasuk di Indonesia. Tetapi persoalan pangan ini cukup sulit diselesaikan karena didalamnya mengandung muatan persoalan politik pertanian, kedaulatan pangan, pangan dan gender, etika-baru lingkungan, kebijakan lingkungan, teknologi energi berbasis pangan (bio-fuel), dan sebagainya. Sehingga masalah kemiskinan dan kelaparan menjadi semakin kompleks untuk di urai. 

(lagi…)

Dua buku puisi terbitan penerbit [sic] Yogyakarta, yaitu “otobiografi” Saut Situmorang dan “Mata Air, Akar Pohon” Nur Wahida Idris, akan diluncurkan di Warung Nusantara (Koes Plus Mania), Jl. Bantul Dongkelan (Belakang BAJ), pada Selasa 27 Mei 2008, pukul 19.30 WIB-selesai. Acara yang digelar secara gratis dan partisipatif ini akan diramaikan pembacaan puisi oleh kedua penyair dan undangan, di antaranya TS Pinang, Y Thendra BP, Mutia Sukma, Ni Komang Ira, Joni Ariadinata, Bambang Darto, dan Indrian Koto.

“Hadirin juga dipersilahkan ikut membacakan puisi kedua penyair, atau membacakan puisi sendiri, inilah yang dimaksud partisipatif, ” kata Raudal Tanjung Banua, didampingi Mbak Trish pemilik Warung Nusantara. Dikatakan, selain untuk launching, kegiatan ini juga dimaksudkan memperingati 2 tahun peristiwa gempa Yogya. Sekaligus mengingatkan terjadi 2 kali kenaikan harga BBM dalam era pemerintahan SBY-JK, sebuah keputusan yang menyulitkan hidup masyarakat banyak.

Ditambahkan oleh Saut Situmorang, acara pembacaan puisi secara partisipatif di Warung Nusantara ini akan digelar secara reguler sebulan sekali, sebagai kelanjutan Live Poets Society yang pernah digagasnya. “Cuma, kalau selama ini bertempat di Kedai Kebun, sekarang pindah ke Warung Nusantara, formatnya sama seperti dulu,” katanya. Disebutkan, dalam berapa kali penyelenggaraan, kegiatan Live Poets Society telah menghadirkan sejumlah penyair tamu serta sudah memiliki apresian tersendiri, terutama di kalangan anak-anak muda yang selalu siap berpartisipasi membawakan puisi-puisinya.

Untuk diketahui, buku puisi “otobiografi” sudah diluncurkan Saut Situmorang di berbagai kota di Pulau Jawa dan Bali, seperti Solo, Surabaya, Gresik, Malang, Kudus, Purwokerto, Tasikmalaya, Bandung dan Denpasar. Sedangkan “Mata Air, Akar Pohon” Nur Wahida Idris sudah diluncurkan di Padang dan Payakumbuh, dalam event Temu Penyair 5 Kota. Ke depan, terkait pembicaraan atau diskusi kedua buku puisi, akan diadakan acara khusus dengan melibatkan kritikus dan pemerhati sastra.***

Dengan Hormat,

Creative Culture bekerjasama dengan Darmawangsa Square The Citywalk dan the Occasion dalam rangka kebangkitan nasional akan mengadakan acara “Kebangkitan Budaya”. Acara tersebut merupakan parade budaya yang kami selenggarakan dengan konsep site specific, dimana areal pusat perbelanjaan menjadi panggung pertunjukkan, dan memperkecil jarak interaksi antara pengisi acara dan pengunjung.

Acara tersebut akan kami selenggarakan pada:

Minggu, 25 Mei 2008

Pk. 11.00 – selesai

Darmawangsa The Citywalk

Jl. Darmawangsa VI, Jakarta Selatan

Adapun acara yang akan kami adakan adalah,

Pembacaan Puisi oleh Jose Rizal Manua

Paduan Suara Alumni Universitas Indonesia , membawakan lagu-lagu daerah Indonesia

Fashion Show Batik Tulis dari berbagai daerah persembahan Nurani Budaya

Indonesia , dalam bentuk kebaya, baju modern dan baju muslimah.

Pergelaran Musik Altajaru Sound Ensemble

Pergelaran Musik Perkusi Etnis, KunoKini

Pertunjukkan Tari Nusantara Spesial oleh IKJ Dance Company

Gratis, Mohon Sebarkan

Informasi dan Konfirmasi:

Alin 0818819944 / 081317969944

Diah 081299358492


SASTRA REBOAN #2
Menampilkan :
Aulya Yasa (kemudian.com) , Dyas (BungaMatahari) ,
Bung Kelinci & Teater Pintu 310, Cut Desi, EIFFEL Band,
Febby Indirani, drh. Suli Teruli Sitepu, Mustafa Ismail,
Fretty Aulia, Maya Pramana, Anak Angin, Rini Fardhiah,
RICH Band, The Jorgy, Waraney H. Rawung (BungaMatahari) ,
Rulan Cs, Johannes “blue4gie” Sugianto, Dedy Tri Riyadi,
Slamet Widodo, dan Anto “bugtronic”.

Warung Apresiasi Seni, Bulungan
RABU, 28 MEI 2008
PUKUL 19.00 – SELESAI

__._,_.___

Posted by binhad on May-20-2008

Majelis Kata Indonesia merupakan lembaga filantropi yang berikhtiar menumbuhkan dan mewadahi bentuk-bentuk penciptaan sastra yang menggerakkan kritisisme sosial, semangat toleransi, dan kesadaran kebangsaan. Lembaga ini mendorong dan mendukung bentuk-bentuk penciptaan sastra yang memperluas cakrawala memahami kemanusiaan.
Majelis Kata Indonesia menyelenggarakan beasiswa penulisan dan penerjemahan novel 2008 dengan ketentuan-ketentuan ini:
  1. Gagasan penulisan dan penerjemahan novel yang menggerakkan kritisisme sosial, semangat toleransi, dan kesadaran kebangsaan dengan topik apa pun dan tanpa batasan jumlah halaman.
  2. Penerima beasiswa penulisan novel diberi dana setiap bulan sebesar Rp 1.000.000,- selama 6 bulan. Masa penulisan novel selama 6 bulan.
  3. Penerima beasiswa penerjemahan novel diberi dana setiap bulan sebesar Rp 1.000.000,- selama 6 bulan dan setiap hasil terjemahannya dihargai sesuai harga pasar. Masa penerjemahan novel selama 6 bulan.
  4. Penerima beasiswa penulisan novel bisa mendapatkan data atau konsultan yang relevan dari penyelenggara beasiswa.
  5. Novel penerima beasiswa akan diterbitkan oleh penyelenggara beasiswa dengan royalti sebesar 10% dari setiap kontrak penerbitannya. Penerima beasiswa penulisan novel berhak menawarkan novelnya ke penerbit lain setelah 4 tahun sejak penerbitannya yang pertama.
  6. Novel terjemahan penerima beasiswa akan diterbitkan oleh penyelenggara beasiswa tanpa royalti dari setiap penerbitannya. Penerima beasiswa penerjemahan novel berhak menawarkan novel terjemahannya ke penerbit lain setelah 4 tahun sejak penerbitannya yang pertama.
  7. Pelamar beasiswa mengirimkan 3 rangkap sinopsis novel yang akan ditulis atau 3 rangkap sinopsis novel yang akan diterjemahkan disertai judul novel, nama pengarang, nama penerbit, tahun terbit, dan fotokopi sampul depan. Pelamar beasiswa penulisan dan penerjemahan novel menyertakan fotokopi bukti identitas yang masih berlaku, nomor telepon, alamat pos, alamat e-mail, dan biodata singkat. Alamat penyelenggara beasiswa ini: MAJELIS KATA INDONESIA 2008, Pusat Studi Islam dan Kenegaraan, Jl. Gatot Subroto Kav. 96-97, Mampang, Jakarta 12700
  8. Gelombang pertama beasiswa ini menerima surat lamaran hingga 1 Agustus 2008 (cap pos). Pelamar gelombang pertama yang disetujui akan dihubungi via telepon atau e-mail oleh penyelenggara beasiswa pada Minggu kedua September 2008. Penyelenggara beasiswa tidak mengembalikan dokumen para pelamar.
  9. Sinopsis penulisan novel dan sinopsis novel yang akan diterjemahkan akan diseleksi dan dinilai oleh tim kurator penyelenggara beasiswa. Semua keputusan tim kurator tidak untuk diganggu gugat.
  10. Demi profesionalitas, setiap penerima beasiswa akan menandatangi surat kontrak penulisan novel atau penerjemahan novel.

Halaman Berikutnya »